fbpx

6 Strategi New Normal buat Karyawan

6 Strategi New Normal buat Karyawan

Postingan ini bertujuan untuk memastikan penerapan 6 Strategi New Normal buat Karyawan, resesi yang akan kita alami lebih lanjut. Sehingga perusahaan tidak terjadi konflik dengan karyawan.

Bisa jadi perusahaan kita tidak terjadi kendala, tapi banyak sekali perusahaan yang mengalami masalah yang serius karena sudah tidak bisa bersaing di masa New Normal ini.

Mengapa mereka sudah tidak memiliki kemampuan untuk bersaing ? Karena Karyawan mereka tidak mau bekerja sama !!

Kalua anda perhatikan bahwa sekarang telah terjadi penurunan jumlah karyawan secara drastis, atau dengan kata lainnya terjadi pengangguran dalam jumlah besar.

Bisa anda lihat secara gamblang dari banyaknya jumlah pendaftar Kartu PRAKERJA. Ada sekitar 10 Juta Lebih !! Pendaftaran Kartu PRAKERJA.

Artinya mereka adalah orang orang yang terkena dampak COVID-19, Mereka yang di PHK sehingga pendapatan mereka menurun. Di karenakan Perusahaan yang mem PHK mereka sudah tidak bisa bersaing atau menghasilkan Penjualan di masa COVID-19 ini.

Pada postingan ini, saya mencoba untuk mengingatkan para karyawan. Agar anda mempunyai strategi yang tepat, mengubah etos kerja anda untuk menghadapi masa NEW NORMAl ini.

Inilah 6 Strategi New Normal buat Karyawan yang InsyaALLAH akan bermanfaat buat anda

STRATEGI 1 – Tidak ada lagi yang namanya JOB SECURITY

Sewaktu anda sekolah dulu, orang tua kita suka berpesan pada kita agar kita sekolah yang pintar dan rajin, agar kalau lulus nanti anda akan mudah mendapatkan pekerjaan.

Dan kalau sudah dapat pekerjaan, kita harus bertahan di pekerjaan tersebut agar kita bisa mendapatkan pengahsilan yang tetap. Semua orang ingin mendapatkan penghasilan yang tetap.

Tapi yang menjadi tantangan saat ini, di era NEW NORMAL ini. Tidak ada yang bisa menjamin anda akan mendapatkan penghasilan yang tetap !! KENAPA ??

Karena Bisnisnya, perusahaan tempat anda bekerja tidak bisa mendapatkan penjualan yang pasti !! Karena pengusaha pengusaha di luar sana mengalami kesulitan, berdarah darah.

Maka JOB SECURITY hanya menjadi Impian Belaka.

Hari ini di COVID-19, banyak sekali “pengusaha” memanfaatkan COVID-19 untuk mengeluarkan karyawan yang sudah terlampau lama bekerja pada perusahaan tapi sudah tidak lagi produktif…. PLUS yang selalu bikin susah…..PLUS yang selalu ngerepotin.

Jadi perusahaan menjadikan COVID-19 sebagai momentum untuk memberhentikan para karyawan yang sudah dianggap tidak bisa diajak bekerja sama lagi.

Banyak sekali Perusahaan di luar sana bilang, kami memberhentikan(PHK) anda tapi kami tidak bisa memberikan PESANGON. Kenapa? Mengapa kami tidak bisa memberikan anda PESANGON ?

Karena……duitnya gak ada!!

Coba bayangkan…banyak sekali perusahaan di luar sana yang hari ini sudah menerima orderan, produksi sudah dibuat, tapi kenyataan si konsumen bilang ” sorry bos, ditunda dulu nya orderannya. Jangan dikirim” Karena kami sedang LOCKDOWN.

Bahkan ada konsumen yang dengan teganya membatalkan semua orderannya padahal orderannya sudah di produksi.

Tidak hanya perusahaan, bahkan pasangan pernikahan yang mau mengadakan resepsi. Desain baju nikahnya sudah jadi, sudah pesan catering….eh tiba tiba si pasangan yang hendak nikah ini melakukan pembatalan transaksi.

Dengan berat hati saya mengingatkan pada para karyawan seklai lagi….Tidak ada lagi yang namanya JOB SECURITY.

Teman teman karyawan perlu mencermati, bahwa Aturan main yang sudah di tetapkan oleh DISNAKER pada perusahaan tidak berlaku bila terjadi force majeure ( Kejadian di luar kemapuan manusia yang menyevabkan kerugian ).

Meskipun pemerintah mengatakan, bahwa perusahaan harus menggaji sesuai peraturan, tapi perusahaan tidak ada duitnya…gimana dong ?

Karena anda kini tahu bahwa sekarang tidak ada lagi yang namanya JOB SECURITY maka andaperlu menerapkan strategi kedua…apa itu ?

STRATEGI 2 – Uang akan mengalir pada orang yang layak menerima

Kalau ada sebuah perusahaan memiliki 100 karyawan dan 20 di antaranya terindikasi malas malasan, sering terlambat, kerja tidak maximal, klo dikasi tau ngeyel…tidak mau bekerja sama. Maka mereka mereka ini yang akan diprioritaskan untuk di rumahkan

Terus karyawan pada mau demo ?? bagaimana cara nya bila perusahaan memang mengalami force majeure ? klo mau demo..ya demo aja. perusahaan lagi gak ada duitnya…ya mau bagaimana ?

Maka uang akan mengalir pada orang atau karyawan yang layak. Uang akan mengalir pada karyawan yang bisa menghasilkan uang lagi bagi perusahaan.

Misalkan contohnya, ada 10 karyawan yang dimana 3 di antaranya bila di gaji, maka uang utk menggaji ketiga orang ini tidak kembali menjadi duit, duitnya hilang begitu saja. Sementara yang 7 orang lainnya, kalau mereka di gaji dan dipekerjakan. Maka ketujuh orang ini berusaha dan berpikir bagaimana membuat perusahaan bertambah untung.

Perusahaan mana yang mau menggaji orang yang tidak memberikan keuntungan pada perusahaan ? Dan juga Perusahaan mana yang tidak ingin menggaji orang yang bisa membuat perusahaan tambah kaya ?

Dari cerita di atas maka sangatlah LOGIK dan masuk akal bila Uang itu mengalir pada orang atau karyawan yang memang layak menerima.

Dan orang orang yang memang tidak layak untuk menerima maka akan di prioritaskan untuk di singkirkan terlebih dahulu. Mengapa ? Karena perusahaan sekarang harus bertahan hidup.

STRATEGI 3 – Bahwa baik saja tidaklah cukup

Pada waktu dulu, pada masa perusahaan bisnisnya aman. Pada saat pekerjaan lancar, pada saat semua orang masih aman dan baik baik saja. Seorang karyawan yang baik tentulah akan dipertahankan oleh perusahaan ketimbang yang jelek.

Tapi pada saat ini, menjadi karyawan yang baik saja tidaklah cukup. Banyak sekali pada saat ini tidak hanya karyawan yang jelek saja yang di PHK tapi begitu juga karyawan yang baik.

Meskipun anda adalah seorang karyawan yang baik tapi tidak bisa memberikan kontribusi maka tidak akan bisa membantu perusahaan menjadi baik.

Kalau anda baik, dan membuat konsumen perusahaan bertambah baik pada perusahaan itu baru KEREN….

Lalu klo baik tidak cukup, bagimana klo rajin…? Rajin juga gak cukup bos !! Rajin tapi klo gak menghasilkan juga percuma.

Baik itu bukannya tidak perlu…tapi GAK CUKUP!! Baik itu HARUS…WAJIB…tapi GAK CUKUP !!

Begitu juga dengan rajin. RAJIN itu HARUS….tapi harus juga membuat perusahaan bertambah maju dan juga bertambah untung.

Rajin sih…gak pernah telat. masuk jam 8 pagi pulang 5 sore. Klo di suruh gak pernah nolak atau merepotkan…..cuma,GAK MENGHASILKAN !!! Tidak memberikan dampak apa apa !!

Itu berarti belum berhasil.

SO…menjadi baik dan rajin saja tidaklah cukup bila belum memberikan keuntungan yang signifikan bagi perusahaan.

STRATEGI 4 – KARYAWAN YANG MENGHASILKAN

Anda sebagai karyawan harus pandai berjualan, klo anda tidak mampu menjual produk setidaknya anda menyampaikan hal hal yang positif tentang perusahaan kepada konsumen.

Ada sebuah analisa sederhana pada bisnis perusahaan yang dimana Jumlah PROFIT Perusahaan dibagi JUMLAH KARYAWAN.

Kalau PROFIT Perusahaan sama dengan JUMLAH Karyawan, berarti Perusahaan tidak UNTUNG. Habis Profitnya hanya untuk membayar GAJI.

Yang di butuhkan perusahaan saat ini adalah Karyawan yang memberikan hasil pada perusahaan. Pikirkan apakah anda bisa menghasilkan secara angka, 3 s/d 4 kali lipat kepada perusahaan dari nilai angka anda digaji.

Klo anda hanya bisa memberikan kepada perusahan 1 kali lipat sama dengan nilai gaji anda, ITU sangatlah TIDAK CUKUP!!

STRATEGI 5 – KARYAWAN YANG MEMBERIKAN NILAI TAMBAH

Karyawan sekarang dituntut bisa memberikan nilai tambah, klo gak bisa memberikan nilai tambah, minimal tidak merepotkan perusahaan.

Salah seorang mentor pernah berkata ” Anda tidak setuju atau tidak sependapat itu masih gak apa, tapi jangan sampai menjadi musuh”

Banyak karyawan sudah tidak memberikan hasil, malah banyak merepotkan….nyusahinnya banyak. Lalu ngomong ke perusahaan…Wah, saya gak berkembang diperusahaan ini.

Padahal berkembang atau tidak berkembang itu murni adalah keputusan pribadi kita masing masing. Bukan keputusan perusahaan.

Karena berkembang atau tidak berkembangnya kita, tergantung kita sendiri, tanggung jawab kita sendiri.

STRATEGI 6 – SAAT INI TIDAK ADA LAGI KARYAWAN YANG DIGAJI

Saat ini semua adalah Freelancer, mengapa ?

Begitu anda tidak menghasilkan maka dengan gampangnya perusahaan akan memberhentikan anda.

Zaman dulu….zaman dulu…..Freelancer itu adalah orang orang yang gak bisa dapat kerjaan atau orang orang yang gak bisa kerja.

Hari ini, anda harus berpikir bahwa anda adalah seorang FREELANCER, dimana pola pikir anda dan mentalitas anda adalah BEKERJA HARUS MEMUASKAN !!

  • MEMUASKAN Rekan Kerja
  • MEMUASKAN KONSUMEN
  • MEMUASKAN ATASAN

Mau Atasan anda baik atau galak….mereka semua adalah konsumen anda !!! Anda dipekerjakan karena di bayar, karena anda menghasilkan.

Begitu anda tidak menghasilkan…maka anda tidak akan dipakai. Perusahaan akan segera mengganti anda dengan FREELANCER lainnya yang memberikan hasil.

KESIMPULAN

Dari 6 Strategi New Normal buat Karyawan diatas, kita bisa mengambil pelajaran bagi anda para karyawan.

Yang harus anda sadari…dalam waktu dekat ini. Mencari Karyawan akan jauh lebih gampang bagi perusahaan. Di bandingkan Karyawan yang mencari KERJAAN !!! MENGAPA ????

Pada saat ini, begitu banyak pemilik perusahaan berpikir keras unuk tidak memiliki pegawai. Digantikan dengan apa? ya digantikan dengan teknologi !!

Digantikan dengan semua segala sesuatu yang bisa membuat perusahaan tetap bisa beroperasional tanpa memiliki karyawan….Sakit gak LOE?! Kenapa ??

Karena memiliki karyawan akan menimbulkan beban biaya pada perusahaan.

Inilah alasan saya Mengapa saya harus meng Edukasi ini bagi teman teman karyawan!! Bahwa Justru ini adalah kesempatan bagi anda, teman teman karyawan. Untuk Kemajuan anda.

Anda bisa menjadi orang hebat…anda bisa berpikir BERBEDA. Semisal anda orang ACCOUNTING, anda bisa mulai berpikir bagaimana saya bisa membantu perusahaan untuk BERHEMAT !!

Kemampuan anda diuji bagaimana anda bisa membantu perusahaan. Pada saat Kondisi perusahaan sedang turun di masa COVID-19, inilah kesempatan anda membuktikan diri untuk menyelamatkan perusahaan.

Mungkin saja anda meskipun Work from home, anda mampu membawa konsumen baru bagi perusahaan. Anda benar benar berusaha menghasilkan penjualan dengan mendapatkan konsumen.

Jadi….Tugas anda sekarang sebagai karyawan adalah bantu perusahaan..support perusahaan !! dan jasa anda akan di ingat, siapa yang mendukung perusahaan mati matian ketika perusahaan dalam keadaan sulit.

Utamakan perusahaan tempat anda bekerja sekarang bisa SURVIVE!!

Teman teman….Ingat saat ini baru merupakan AWAL dari KRISIS, bukan sedang KRISIS. gelombang kedua akan lebih berat karena dasarnya Virus CORONA belum ada obatnya. Ini merupakan situasi yang sangat serius.

Perusahaan yang terancam krisis pasti akan menyingkirkan karyawan yang tidak produktif dan juga bahkan aset yang tidak produktif. Semua yang tidak produktif pasti akan dilepas atau ditinggalkan oleh perusahaan.

Tapi klo anda memang benar benar merupakan karyawan yang bagus benar benar menghasilkan, anda tidak perlu khawatir. Karena klo anda diberhentikan maka akan banyak perusahaan yang menawari anda pekerjaan.

Klo perusahaan tidak melihat keberhasilan anda padahal anda sudah benar benar menghasilkan, dan perusahaan memberhentikan anda. Maka perusahaan tersebutlah yang rugi.

Tapi klo anda tidak produktif, gak bisa diajak kerja sama, ngeyelan, meskipun anda melamar di perusahaan lain. ya Berlian tetaplah berlian, dan sampah tetaplah sampah !!!

Ingat akan 6 Strategi New Normal buat Karyawan ini !!!

Pesan saya sekali lagi bagi teman teman karyawan yang telah membaca artikel 6 Strategi New Normal buat Karyawan, JAdilah PRODUKTIF….MENGHASILKAN…..MEMBUAT PERUSAHAAN lebih BAIK…..MEMBUAT TIM KERJA menjadi lebih BAIK……MEMBUAT KONSUMEN menjadi Lebih BAIK !!!

Share dan bagikan bila merasa bermanfaat bagi anda maupun bagi perusahaan anda

6 Strategi New Normal buat Karyawan

Bagi teman teman yang ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang Manajemen, Marketing & Sales, Digital Marketing silahkan Klik KONTAK KAMI atau tekan tombol dibawah ini